OKI-|Rakyat Nusantara| Puskesmas Kutaraya Kec. Kayu Agung Kab. OKI, Sumatera Selatan diduga memanipulasi data BPJS Kesehatan warga.
Hal itu terbukti dari aplikasi cek BPJS kesehatan melalui mobile JKN.
Dimana salah satu warga Kel. Jua-Jua, Fitri, mengaku terkejut saat mengecek aplikasi mobile JKN yang ada di HP nya karena hasilnya tidak sesuai sama sekali.
Pada aplikasi itu, tertera jika pernah melakukan skrining riwayat kesehatan pada 27 Oktober 2025.
Mirisnya lagi hasil skrining tersebut dinyatakan beresiko kanker serviks.
Padahal dijelaskan Fitri, dirinya sama sekali tidak pernah melakukan skrining tersebut.
Bahkan datang ke Puskesmas Kutaraya baru sekali saja pada 06 September 2025 yang lalu. Itu pun hanya untuk keperluan membuat surat keterangan sehat.
Fitri pun menduga hal itu sengaja dilakukan oleh FKTP Puskesmas untuk mencari keuntungan mengklaim BPJS kesehatan tersebut agar bisa di SPJ kan.
Ketika dikonfirmasi awak media Pimpinan Puskesmas Kelurahan Kotaraya Chandra Wati mengatakan untuk masalah skrining untuk riwayat kesehatan di setiap pemilik Kartu BPJS yang jarang dipakai itu memang muncul sendiri dari aplikasinya dan itu sering terjadi secara global dan ini bukan berati pasien ditetapkan sudah mengidap suatu penyakit dan ini cuma mengingatkan dan dianjurkan untuk memeriksakan diri guna mencegah,ujarnya.
Dikatakannya juga dengan adanya scrining secara global ini juga berguna untuk mencegah Matinya kartu BPJS yang bersangkutan, dan ini diharapkan kepada semua pemilik kartu BPJS yang mungkin menemukan hal serupa jangan salah mengerti dan baiknya ditanyakan langsung kepihak Puskesmas atau BPJS terdekat biar diberikan penjelasan jangan salah mengerti. Dan untuk pemeriksaan scrining secara global ini, pasien belum diperiksa cuma diberikan berbagai pertanyaan dan untuk data tersebut juga tidak bisa untuk di SPJ kan ujarnya.
Untuk itu diminta kepada semua pihak untuk menindaklanjuti persoalan serupa karena kemungkinan besar hal serupa juga terjadi di Puskesmas-Puskesmas lainnya yang ada di Kab. OKI.(Bibah)







Komentar