oleh

PNS Kayuagung Akka Ferdiansyah Siap Adopsi Bayi yang Ditemukan di Rest Area Terpeka

-Artikel-154 Dilihat

OKI-|Rakyat Nusantara|Kepedulian terhadap bayi laki-laki yang ditemukan di toilet wanita Rest Area KM 311 A Terpeka, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus mengalir. Salah satunya datang dari Akka Ferdiansyah Jaya Saputra, SE, MM, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Keuangan RSUD Kayuagung. Ia menyatakan kesiapannya untuk menjadi calon orang tua angkat bagi bayi tersebut.

Akka mengatakan, niat tersebut telah dibicarakan bersama istrinya. Keduanya sepakat untuk mengajukan diri sebagai calon orang tua angkat dan berkomitmen memberikan pengasuhan yang layak, memenuhi kebutuhan bayi, serta mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.

Kesediaan pasangan ini juga didukung oleh profesi sang istri yang merupakan seorang bidan. Pengetahuan di bidang kesehatan, khususnya perawatan bayi dan imunisasi, diharapkan menjadi bekal dalam memberikan pengasuhan yang tepat. Selain itu, keluarga Akka masih memiliki sejumlah perlengkapan bayi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan awal anak tersebut.

Bagi Akka dan istrinya, keinginan mengadopsi bayi ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, terutama anak yang membutuhkan perlindungan, perhatian, dan kasih sayang. Mereka berharap dapat memberikan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman agar bayi tersebut tumbuh dengan baik.

Meski telah menyatakan kesiapannya, Akka menyadari bahwa proses adopsi harus mengikuti prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Ia berharap Dinas Sosial Kabupaten OKI memberikan kesempatan kepada keluarganya untuk mengikuti tahapan yang ditetapkan bagi calon orang tua angkat.

Dukungan Masyarakat Mengalir

Niat Akka dan istrinya mendapat respons positif dari sejumlah warga di media sosial. Mereka menyampaikan apresiasi atas kepedulian pasangan tersebut terhadap masa depan bayi yang kini masih menjalani perawatan.

Salah seorang warga, Novita Intan Sari, menilai masih banyak orang yang bersedia memberikan perhatian dan kesempatan hidup yang lebih baik kepada bayi tersebut. Ia juga menyoroti kesediaan Akka, yang bertugas sebagai pejabat bidang keuangan RSUD Kayuagung, bersama istrinya yang berprofesi sebagai bidan untuk mengasuh dan membesarkan anak itu.

Dukungan serupa disampaikan Dewa Dencik. Melalui komentarnya, ia mengapresiasi niat pasangan tersebut dan mendoakan agar langkah yang mereka tempuh membawa keberkahan bagi keluarga maupun bayi yang membutuhkan kasih sayang.

Di tengah dukungan masyarakat, Putri Jawwa, perempuan yang mengaku sebagai penemu bayi tersebut, turut menyampaikan pandangannya. Ia mengatakan masih mengalami tekanan setelah kejadian itu dan mengaku masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Putri juga menyatakan akan memperjuangkan hak asuh bayi tersebut. Menurut pengakuannya, sejak awal ia telah menganggap bayi itu sebagai cucunya. Ia berharap pihak terkait turut mempertimbangkan aspirasinya dalam menentukan pengasuhan anak tersebut.

Aspirasi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu ditangani secara cermat oleh pihak berwenang. Penentuan pengasuhan maupun proses adopsi harus mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk keselamatan, kesejahteraan, dan pemenuhan hak-haknya sesuai ketentuan yang berlaku.

Dinsos OKI Jadwalkan Pertemuan dengan Calon Orang Tua Angkat

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI, H. Dwi Zulkarnain, membenarkan bahwa sejumlah pihak telah menyampaikan keinginan untuk mengadopsi bayi tersebut.

Pihaknya mengundang para calon orang tua angkat untuk menghadiri rapat pada Selasa (27/10/2026). Pertemuan tersebut dijadwalkan untuk membahas tindak lanjut penanganan bayi serta proses pengasuhannya sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, bayi laki-laki yang ditemukan pada Minggu (25/10/2026) itu masih menjalani perawatan di RSUD Kayuagung. Keputusan mengenai pengasuhan selanjutnya akan bergantung pada hasil penanganan dan proses yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *