oleh

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat partisipasi masyarakat melalui Forum Group Discussion (FGD) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Partisipatif tingkat Kecamatan Cimahi Utara.

-Artikel-80 Dilihat

CIMAHI-|Rakyat Nusantara|Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat partisipasi masyarakat melalui Forum Group Discussion (FGD) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Partisipatif tingkat Kecamatan Cimahi Utara.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kecamatan Cimahi Utara, Kamis (5/2/2026), dan menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah.

FGD Musrenbang Partisipatif ini dihadiri oleh anggota DPRD Kota Cimahi, unsur organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Cimahi Utara, para lurah se-Kecamatan Cimahi Utara, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, perwakilan ormas/LSM, serta tamu undangan lainnya.

Forum tersebut bertujuan menyelaraskan program pembangunan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya pada sektor pelayanan dasar.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap memprioritaskan kebutuhan utama warga.

Menurutnya, sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan.

Ngatiyana menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan tetap berjalan meskipun pemerintah daerah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Efisiensi tersebut, kata dia, dilakukan dengan menyusun ulang skala prioritas program tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita tetap semangat. Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan, tetapi menata kembali program agar anggaran lebih tepat guna dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penghematan difokuskan pada belanja yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat.
Beberapa langkah efisiensi yang dilakukan antara lain pengurangan perjalanan dinas, optimalisasi teknologi digital untuk menekan penggunaan alat tulis kantor, serta penghematan kegiatan internal pemerintahan.

Meski demikian, Ngatiyana menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik tetap berjalan, termasuk peningkatan layanan kesehatan, penerangan lingkungan, serta penyediaan sarana sosial bagi masyarakat.
Melalui Musrenbang Partisipatif ini,

Pemerintah Kota Cimahi berharap seluruh program pembangunan dapat disusun secara terarah, transparan, dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga menargetkan hasil perencanaan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kualitas pelayanan publik di wilayah Kecamatan Cimahi Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *