Humbang Hasundutan-|Rakyat Nusantara| 30 Januari 2026 – Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Humbang Hasundutan periode 2025-2030 di Aula Hutamas, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap organisasi profesi guru yang menjadi tulang punggung pembangunan pendidikan daerah.
Acara yang dihadiri oleh ratusan undangan termasuk Forkopimda, Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si, Danramil Doloksanggul Kapt. Sahat Manullang, Bunda PAUD Ny. Erma Oloan P. Nababan, Sekda Chiristison R. Marbun, serta para pejabat OPD, perwakilan Cabdisdik Wilayah IX Provsu, dan guru dari seluruh pelosok kabupaten, menjadi bukti pentingnya peran PGRI dalam ekosistem pendidikan lokal.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa PGRI bukan hanya organisasi profesi, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. “Kita percaya bahwa guru adalah agen perubahan yang memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, PGRI harus berjalan dengan integritas tinggi, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan selalu menjunjung tinggi kepentingan anggotanya serta masyarakat,” jelas Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah berjasa dalam mengembangkan organisasi, sekaligus memberikan semangat kepada pengurus baru untuk membawa PGRI pada tahap yang lebih baik. Ia berharap adanya kolaborasi erat antara pemerintah dan PGRI dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran.
Hadir pada kesempatan itu, Plh. Ketua PGRI Provinsi Sumatera Utara Syamsul Napitupulu menyampaikan bahwa sejarah PGRI telah terbukti melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi besar bagi bangsa. “Meskipun tantangan dalam dunia pendidikan semakin kompleks, para guru harus tetap memiliki semangat juang yang tinggi. Kepengurusan baru harus mampu menjadi motor penggerak perubahan, memperkuat tali persaudaraan antar guru, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di tingkat kabupaten hingga nasional,” ucapnya.
Pengurus baru yang dipimpin oleh Martahan Panjaitan, S.Pd., M.M., sebagai Ketua, menyatakan komitmen untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Beberapa fokus utama yang akan dijalankan selama masa bakti ini antara lain meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, mengadvokasi kesejahteraan tenaga pendidik, memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting, serta menyelaraskan program PGRI dengan prioritas pembangunan pendidikan daerah.
Sebagai rangkaian acara pelantikan, diselenggarakan seminar pendidikan karakter yang menghadirkan narasumber ahli Mardimpu Sihombing. Dalam materinya, ia menjelaskan pentingnya menyematkan nilai-nilai karakter dalam setiap aspek pembelajaran, membangun budaya sekolah yang positif, serta peran guru sebagai teladan bagi peserta didik. Seminar yang dipandu oleh Sekretaris Baru PGRI Tumbur Silitonga ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta.
Selain pengurus harian, pada acara ini juga diumumkan susunan Dewan Pembina dan Dewan Pakar PGRI Kabupaten Humbang Hasundutan. Dewan Pembina yang diketuai oleh Bupati sendiri terdiri dari perwakilan institusi terkait dan tokoh masyarakat, yang akan memberikan arahan serta dukungan bagi perkembangan organisasi. Sementara Dewan Pakar yang dipimpin oleh Benyamin Nababan, S.H., S.Pd., M.M., terdiri dari para ahli dari berbagai bidang yang akan memberikan masukan dan pemikiran strategis untuk mendukung program kerja PGRI.
Dengan pelantikan pengurus baru ini, diharapkan PGRI Kabupaten Humbang Hasundutan dapat semakin berkembang dan menjadi organisasi yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini serta mendukung terwujudnya tujuan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(Rusmani simanullang)







Komentar