Sukabumi-|Rakyat Nusantara|Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H. Loka Tresnajaya, menggelar kegiatan Reses II Tahun Sidang 2026 bersama para konstituen di Kampung Kalapa Nunggal RT 13 RW 02, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapa Nunggal, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan reses tersebut dihadiri para Ketua PK (Pengurus Kecamatan) dan PD (Pengurus Desa) dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II. Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat kembali disampaikan, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian dan peternakan yang menjadi potensi unggulan di wilayah Kalapa Nunggal.
H. Loka Tresnajaya menjelaskan bahwa sebagian besar usulan yang disampaikan merupakan kelanjutan dari program-program yang telah diajukan pada tahun 2025, namun hingga saat ini masih menunggu realisasi.
“Pembahasannya lebih banyak mengingatkan kembali usulan-usulan yang pernah diajukan sebelumnya, khususnya di bidang pertanian dan peternakan. Ada program budidaya pisang, ubi, serta pengembangan peternakan kambing yang memang belum sempat terealisasi sampai saat ini,” ujar H. Loka.
Menurutnya, aspirasi tersebut telah dibawa dan diusulkan kepada pemerintah daerah melalui mekanisme yang berlaku. Namun, proses realisasi program tetap bergantung pada kebijakan dan prioritas yang ditetapkan oleh pihak eksekutif.
“Mudah-mudahan dalam enam bulan ke depan masih ada kesempatan untuk merealisasikan beberapa usulan yang sudah lama diajukan masyarakat,” katanya.

Selain pertanian dan peternakan, dalam reses tersebut juga muncul sejumlah usulan baru yang berkaitan dengan pengembangan sektor pariwisata. Meski demikian, H. Loka menegaskan bahwa sektor pertanian dan peternakan tetap menjadi prioritas utama karena dinilai paling sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah setempat.
Ia menilai Kecamatan Kalapa Nunggal, khususnya Desa Kadununggal, memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Ketersediaan lahan yang luas, tanah yang subur, serta sumber air yang cukup menjadi modal utama bagi kemajuan sektor pertanian, peternakan, hingga pariwisata.
“Potensi terbesar wilayah ini adalah lahan yang luas dan subur. Dengan dukungan sumber daya alam yang baik, sektor pertanian, peternakan, bahkan pariwisata memiliki peluang besar untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Loka juga mengingatkan para pengurus kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) agar tidak hanya menyampaikan usulan, tetapi turut aktif mengawal proses pengajuan program hingga tahap realisasi.
“Saya berharap setiap usulan yang diajukan tidak berhenti hanya pada penyampaian proposal. Harus ada pengawalan bersama agar jika terdapat kendala administrasi atau persyaratan lainnya dapat segera diketahui dan diperbaiki,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar kelompok tani yang hadir telah memiliki legalitas dan memenuhi persyaratan administrasi yang dibutuhkan, sehingga diharapkan dapat mempermudah proses pengajuan program ke pemerintah.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif antara wakil rakyat dan masyarakat. Aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan perjuangan H. Loka Tresnajaya dalam mendorong program pembangunan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat di wilayah Dapil II Kabupaten Sukabumi.
(Y.Herdiansyah).













Komentar